08
AUG
2019

Dies Natalis Ke-65 Politeknik STTT Bandung

 

 

 

Kamis (1/8) bersamaan dengan agenda sidang terbuka senat akademik dalam rangka penerimaan mahassiwa baru TA 2019/2020, Politeknik STTT Bandung melaksanakan puncak perayaan Dies Natalis ke-65 di GSG Politeknik STTT bandung, Jl. Jakarta No.31 Kota Bandung. Pada kesempatan ini dilakukan grand launching buku 65 tahun Politeknik STTT Bandung yang berisi tentang perjalanan panjang sejarah pendidikan tinggi tekstil di Indonesia. Di usianya yang ke-65 tahun, Politeknik STTT Bandung telah mampu bertransformasi menjadi role model politeknik tekstil di Indonesia, sehingga semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai institusi pendidikan pertama dan terdepan dalam pengembangan pendidikan tinggi tekstil Indonesia.

Untuk memberikan dampak yang luas kepada berbagai pihak, sebelumnya telah terselenggara serangkaian kegiatan dies natalis yang lainnya. Pada tanggal 7,11 dan 18 Mei dilaksanakan kegiatan Career Coaching bagi seluruh mahasiswa Politeknik STTT Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi tentang berbagai bidang pekerjaan yang dapat ditekuni oleh seorang Sarjana Tekstil sekaligus membentuk orientasi karir masa depan mahasiswa di masa mendatang. Tidak hanya menjadi tenaga ahli di industry tekstil, lulusan POliteknik STTT bandung dapat berkiprah pada berbagai bidang lain seperti, perusahaan trading tekstil, pabrikan mesin, teknisi mesin tekstil, sertifikasi dan pengujian tekstil, industry penerbangan hingga berkarir di lingkungan TNI/Polri.

 

Kegiatan lainnya adalah Textile Funrun : Beam Me Up, yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2019 yang diikuti oleh civitas akademika dan masyarakat kota Bandung. Hal yang membedakan Textile Funrun dengan kegiatan sejenis adalah teknologi pigmen warna pada jersey yang digunakan oleh peserta, yaitu logo dies natalis 65 yang mampu berpendar dalam kegelapan dan teknologi photochromatic yang memungkinkan perubahan warna pada logo Textile Funrun akibat perbedaan instensitas cahaya yang diterima. Keunikan lainnya adalah edukasi tekstil bagi masyarakat melalui aktivitas tie dye pada media totebag bagi seluruh peserta Textile Funrun. Untuk memberikan manfaat lebih kepada masyarakat, warga sekitar kampus diberikan fasilitas pengobatan gratis dari Jabar Bergerak dan pemeriksaan lab secara Cuma-Cuma dari klinik Pramita hingga olah raga bersama, Zumba party.

 

Kegiatan lain yang tak kalah prestisius adalah The 3rd Indonesian Textile Conference : Textile 4.0 Clothing & Beyond pada tanggal 27 Juli 2019 yang mengambil tempat di Crowne Hotel Plaza Bandung. Kegiatan ini merupakan satu-satunya konferensi ilmiah tekstil bertaraf internasional yang menghadirkan keynote speakers Prof. Yohei Yamamoto dari Tsukuba University (Jepang), Prof. Monica Eigenstetter dari Hochschule Niederrhein (Jerman) dan Dr. Wiah wardiningsih dari Politeknik STTT Bandung (Indonesia). Selain keynote speakers, ITC 2019 juga mengahadirkan invited speakers dari National Textile University (Pakistan), Hanoi Industrial Textile Garment University (Vietnam), KKTM Rembau (Malaysia), Universitas Gajah Mada (Indonesia), ahli teknologi perajutan (Hongkong), ahli teknologi pencelupan (Taiwan), dan Fashion Designer Merdi Sihombing.  Semua manuskrip yang lolos seleksi dan disajikan dalam seminar akan dipublikasikan melalui prosiding yang terindeks Perpusnas, ISJD, Google Scholar dan Crossreff (DOI).

Puncak perayaan Dies Natalis 65 Politeknik STTT Bandung dihadiri oleh seluruh civitas akademika, orang tua mahasiswa, dan lebih dari 20 perwakilan industri untuk melaksanakan penandatangan dokumen kerjasama dalam rangka Pengembangan SDM Industri, Pemenuhan Kebutuhan SDM Industri, Penyediaan Tempat Praktek Kerja Industri Pendidikan Dual System, Penelitian Bersama dan Pengabdian Pada Masyarakat bersama Direktur Politeknik STTT bandung dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian RI.

Selain itu,pada kesempatan yang baik ini pula Politeknik STTT bandung menganugerahkan Textile Award 2019 kepada Bapak Arianto Darmawan, GKBI Invesment dan Argo Manunggal Group selaku pihak yang telah berkontribusi secara luar biasa terhadap pengembangan kampus Politeknik STTT Bandung.

Untuk mewujudkan visi sebagai institusi yang mencatak tenaga ahli unggul di sektor industri tekstil, Politeknik STTT Bandung juga terus meningkatkan kualitas rekrutmen mahasiswa baru. Hal ini terlihat dari peningkatan animo masyarakat dari rasio jumlah pendaftar dan jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahunnya sebesar 9 : 1 pada tahun 2019 ini. Selain itu, upaya pengembangan pendidikan tinggi tekstil secara vertikal juga telah dilakukan dengan dibukanya program Magister Terapan Rekayasa Tekstil dan Apparel sejak tahun 2018 guna mencetak tenaga ahli tekstil yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan material tekstil terbarukan, tekstil berkelanjutan, tekstil cerdas dan rekayasa proses di industri tekstil.

 

Leave a Reply

*

captcha *