

Sejarah P3M- STTT
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil dibentuk berdasarkan Keputusan Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Nomor : 205/STTT/SK/7/99, tanggal 17 Juli 1999, tentang Pembentukan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Dibentuknya P3M-STTT ini karena semakin banyaknya permintaan dari pihak industri tekstil dan produk tekstil ( TPT) untuk pengadaan pelatihan bagi karyawan mereka serta ajakan kerjasama penelitian dari industri dan lembaga-lembaga penelitian yang terkait, sehingga pimpinan STTT menganggap perlu dibentuk satu lembaga di bawah STTT yang khusus menangani kerjasama penelitian, pelatihan dan jasa lainnya yang diperlukan industri TPT.
Visi dan Misi P3M- STTT
Visi :
Misi :
Program Penelitian
a. Orientasi
1. Penelitian Terprogram
Penelitian terapan untuk skala laboratorium dan menengah serta penelitian sains
2. Penelitian kerjasama
Penelitian sains dan terapan yang disesuaikan dengan tujuan kerjasama
b. Topik
1. Penelitian terprogram
Permasalahan dimasyarakat dan di industri serta pengembangan ilmu dan teknologi
2. Penelitian Kerjasama
Permasalahan yang banyak dihadapi industri TPT dan penunjangnya sesuai dengan tujuan kerjasama
c. Pelaksana
1. Penelitian terprogram
Anggota civitas academica STTT
2. Penelitian Kerjasama
Anggota civitas academica STTT dan peneliti dari pihak patner kerjasama
Program Pengabdian Kepada Masyarakat
a. Pelatihan Terprogram
b. Pelatihan Kerjasama
c. Jasa Pelayanan Teknis
d. Jasa Konsultasi
Konsultasi
STTT menyediakan jasa untuk konsultasi di bidang pertekstilan. Pelaksanaan konsultasi ini dilaksanakan oleh suatu lembaga di bawah STTT yaitu Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M).
Penelitian
STTT yang dalam hal ini P3M menyelenggarakan penelitian dengan pihak-pihak lain yang berkepentingan. Penelitian ini disebut Penelitian kerjasama.Tujuan dari penelitian adalah Penelitian sains dan terapan yang disesuaikan dengan tujuan kerjasama sedangkan topik penelitian kerjasama adalah Permasalahan yang banyak dihadapi industri TPT dan penunjangnya sesuai dengan tujuan kerjasama.Penelitian kerjasama ini dilaksanakan Anggota civitas academica STTT dan peneliti dari pihak patner kerjasama.
Jurnal Penelitian
Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil dalam melengkapi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi menerbitkan majalah sains dan teknologi khusus pada bidang ilmu tekstil yang diberi nama TEXERE . Texere berasal daari bahasa Latin yang berarti menenun kain .Majalah Texere sebagai media untuk mengkomunikasikan atau menyajikan hasil dari suatu temuan dan sumber informasi karya ilmiah khususnya dalam dunia tekstil dan penunjangnya . Untuk pertama kalinya Texere terbit pada bulan Januari 2000 dan selanjutnya Texere terbit 2 kali dalam satu tahun. Pada bulan Januari dan Juli.
PRODUK DAN JASA STTT
Pengujian
STTT memberikan jasa pengujian barang –barang tekstil dan produk tekstil kepada masyarakat , khususnya industri tekstil yang memerlukan data mengenai barang tekstil dan produk tekstil yang dihasilkannya. Jasa Pengujian barang- barang tekstil dan produk teksti ini dilaksanakan oleh para dosen dan laboran di Laboratorium-laboratorium yang ada di STTT.
Pelatihan dan Jasa Konsultasi
STTT Bandung menyelenggarakan program pelatihan dan jasa konsultasi bagi industri tekstil dan produk tekstil serta yang terkait.
I. Pelatihan
STTT menyelenggarakan program pelatihan bagi industri tekstil dan produk tekstil, masyarakat umum dan pencari kerja.
Modul program pelatihan tersbut antara lain adalah :
II. Jasa Konsultasi
STTT menyediakan jasa konsultasi teknis dan manjemen untuk industri tekstil dan produk tekstil serta yang terkait.
III. Jasa Pengujian
STTT menyediakan jasa pengujian teknis untuk kalangan industri tekstil dan produk tekstil serta yang terkait diantaranya :