Kimia Tekstil

Sambutan Ketua Jurusan Kimia Tekstil

Ida Nuramdhani, S.Si.T., M.Sc., Ph.D.

Ida Nuramdhani, S.Si.T., M.Sc., Ph.D.

Selamat datang di Jurusan Kimia Tekstil

Kimia Tekstil adalah bidang khusus pada cabang ilmu kimia terapan yang menerapkan  prinsip-prinsip dasar kimia untuk mempelajari berbagai fenomena pada tekstil dan material tekstil, baik berupa serat, benang, kain, pakaian, hingga material non sandang lainnya, melalui berbagai modifikasi fungsional dan estetika, sehingga memiliki kegunaan dengan sifat-sifat yang diinginkan. “Chemistry for Textiles” bukan hanya mendeskripsikan kaitan antara proses-proses kimia dalam teknologi produksi tekstil, namun juga merepresentasikan chemistry atau bonding, yaitu ikatan, antar multi-komponen di dalamnya (dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, industri, dan lainnya) yang saling menguatkan melalui transfer energi yang dinamis. “Exciting textile innovations through textile chemistry” – sebagai Jurusan Kimia Tekstil pertama sejak lahirnya cikal bakal institusi pendidikan tekstil di Indonesia pada tahun 1922, Jurusan Kimia Tekstil akan selalu menjadi pionir dan tidak berhenti bereksitasi dalam inovasi di bidang kimia tekstil melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan kerja sama pada level nasional maupun internasional.

Kimia tekstil merupakan salah satu bidang studi kimia terapan. Lulusan jurusan kimia tekstil disiapkan untuk mempunyai pengetahuan dan keterampilan teknis mengenai proses penyempurnaan tekstil guna meningkatkan fungsi dan nilai estetika serat, benang, kain, dan produk tekstil lainnya dengan menerapkan konsep ilmu kimia.

Program studi ini sudah ada sejak Politeknik STTT Bandung didirikan dengan Keputusan Menteri Perekonomian tertanggal 17 Juli 1954. Lulusan Program Studi Kimia Tekstil akan memperoleh gelar Sarjana Terpan Sains (S.Tr.Si.)

Beberapa teknologi proses yang menjadi inti pendidikan di jurusan ini antara lain fiber making, dyeing, finishing, printing, dan fabric surface design. Mahasiswa di Program Studi Kimia Tekstil lebih banyak bersentuhan dengan proses basah tekstil. Mereka disiapkan tidak hanya memahami prosesnya tetapi juga mampu menganalisis seperti jika ada kegagalan dalam hal pencelupan. Begitupun dengan proses pengolahan limbah yang dihasilkan dari proses kimia menjadi ramah lingkungan.

Program studi Kimia Tekstil pada tahun 2019 telah mendapat akreditasi A, sesuai keputusan BAN PT RI 4805/SK/BAN-PT/Akred/ST/XII/2019.

Menjadikan Program Studi Kimia Tekstil sebagai acuan dan pusat informasi dalam penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan bidang keahlian kimia tesktil serta dalam penanganan masalah-masalah yang berkaitan dengan operasional serta pengembangan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) serta industri penunjangnya.

Mendidik mahasiswa menjadi tenaga ahli tekstil sesuai dengan kebutuhan, melaksanakan penelitian aplikatif maupun sains dalam rangka membantu memecahkan masalah atau pengembangan industri TPT.

Lulusan Program Studi Kimia Tekstil mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan proses manufaktur tekstil di dalam lingkup kimia tekstil, mampu mengembangkan teknologi proses kimia tekstil, memahami dan mampu menangani operasional mesin dan system produksi, mutu dan teknik evaluasi tekstil meliputi serat, benang dan kain. Lulusan memilikiketerampilan untuk merancang proses kimia tekstil, mengevaluasi dan mengontrol mutu produk dalam rangka pengelolaan unit produksi tekstil. Di samping itu, lulusan juga memiliki kemampuan untuk memecahkan masalahmasalah keteknikan di industri tekstil

Lulusan Program Studi Kimia Tekstil dapat bekerja di industri tekstil pencelupan, pencapan dan penyempurnaan kain pada bagian produksi, perawatan dan pemeliharaan, riset dan pengembangan, perencanaan dan pengendalian produksi, maupun pengendalian mutu. Di samping itu, lulusan juga dapat bekerja di industri nonwoven, industri zat warna dan zat pembantu tekstil, technical sales dan marketing pada perusahaan-perusahaan zat warna dan zat pembantu tekstil maupun mesin-mesin untuk proses kimia tekstil, serta sebagai teknisi pada lembaga penyedia jasa pengujian untuk sertifikasi. Jabatan atau posisi awal lulusan (dalam masa tiga tahun sejak kelulusan) adalah teknisi dan setara dengan penyelia atau lower middle management

Informasi Lainnya ...
X