Halooo sobat Teknik tekstil, apa kabar? Semoga dalam masa pandemi covid-19 selalu dalam keadaan sehat semuanya ya dan berharap pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa beraktifitas seperti biasanya.

Pada tanggal 15 September 2020 kemarin Politeknik STTT Bandung tepatnya di laboratorium Pertenunan kedatangan tamu dari PT Sankyo Indonesia dan PT Picanol Indonesia. PT Sankyo Indonesia merupakan perusahan tekstil yang bertempat di Kawasan insdustri CIkarang yang sedang berkembang, perusahaan ini secara khusus membuat kain selimut yang hasilnya diexport ke negara Jepang. PT Picanol Indonesia merupakan agen resmi dari perusahaan pembuat mesin tenun yang sudah terkenal dan berasal dari Belgia yaitu Picanol, dan selain itu juga PT Picanol Indonesia merupakan perusahaan yang secara rutin memberikan beasiswa bagi mahasiswa Politeknik STT.

Pada akhir tahun ini PT Sankyo Indonesia bertujuan untuk meningkatkan jumlah produksi kain selimut yang biasa dibuat, maka dari itu PT Sankyo Indonesia perlu mencari mesin tenun yang bisa merealisasikan tujuan dari perusahaan.  PT Picanol Indonesia sebagai produsen mesin tenun mencoba menawarkan performa mesin yang lebih baik dari segi kecepatan produksi dari mesin tenun yang dimiliki PT Sankyo Indonesia sekarang. PT Picanol Indonesia menawarkan untuk menjajal mesin picanol GT-Max yang berada di Politeknik STTT Bandung yang mana mesin tenun ini biasa digunakan untuk praktikum mahasiswa Teknik tekstil dalam praktikum teknologi pertenunan sehingga terus terjaga performanya, dan kedua perusahaan pun sepakat untuk mengunjungi dan menjajal mesin tenun GT-Max yang berada di Laboratorium Pertenunan Politeknik STTT Bandung.

Sesampainya di kampus Politeknik STTT Bandung, PT Picanol Indoensia yang diwakili oleh Bp. Tanim Achowduri (DIrektur), Bp. Julkoha (Machine Sales), Bp. Rahmat (After Sales Manager), dan perwakilan dari PT Sankio langsung disambut oleh Ketua Jurusan Teknik Tekstil yaitu Bp.Roni Syahroni, S. SiT.,MT.,MBA.  Kedua tamu disambut dengan hangat oleh ketua jurusan Teknik tekstil, dan diberikan informasi tentang kurikulum Dual System yang sedang diselenggarakan oleh Politeknik STTT Bandung, dan bermaksud untuk mengajukan Kerjasama kepada PT Sankyo Indonesia dalam menyediakan tempat untuk Praktek Kerja Lapangan (PKL) untuk mahasiswa tingkat akhir. Pengajuan tersebut disambut dengan baik oleh perwakilan PT Sankyo Indonesia, dan memberikan informasi kepada mahasiswa yang ingin melaksanakna PKL ditempat mereka untuk bisa mengajukan dahulu melalui Ketua Jurusan Teknik Tekstil agar terorganisir dengan rapih.

Setelah selesai beramah tamah bersama ketua jurusan Teknik tekstil, perwakilan dari PT Sankio dan PT Picanol Indonesia langsung menuju laboraturium Pertenunan dan didamping oleh Bp. Nandang selaku Kepala Lab. Pertenunan dan Bp. Dinan sebagai staff Lab. Pertenunan untuk menjajal performa mesin tenun Picanol GT-Max dalam memproduksi kain selimut.

Ini adalah bentuk nyata komitmen Politeknik STTT Bandung dalam mendukung perkembangan industri tekstil Indonesia khususnya, dan Dunia umumnya.

-Terima Kasih-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X