Bagaimana praktikum yang merupakan aktifitas mengasah keterampilan dapat dilakukan secara daring/jarak jauh? Bagaimana capaian pembelajaran (learning outcome) dapat dicapai dengan aktifitas yang tidak real? Bagaimana mungkin, pengetahuan dan attitude bekerja dapat terbangun tanpa adanya interaksi  secara langsung antara dosen dan mahasiswa?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sudah pasti muncul di benak hampir semua orang saat mendengar Praktikum secara Daring – sebuah terminologi yang tidak pernah terbayangkan sebelum adanya kejadian luar biasa pandemic Covid-19 ini. Namun faktanya, kita semua memang dipaksa untuk mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang serba tiba-tiba, dari mulai aktivitas ringan sehari-hari seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, dan melakukan sosial distancing, hingga pada level kebijakan strategis lainnya, termasuk di dalamnya mengubah metode pembelajaran di seluruh level  sektor pendidikan. Diantara kebijakan yang paling mendasar adalah dengan mengubah metode pembelajaran tatap muka (luring) menjadi pembelajaran jarak jauh (daring). Meski sarat dengan berbagai kekurangan, namun perubahan tiba-tiba ini telah secara tidak langsung memaksa kita berprogres lebih cepat dalam membangun kemampuan memanfaatkan teknologi informasi, dengan kata lain, mengakselerasi penerapan teknologi 4.0 dalam aktifitas dunia pendidikan.

Jurusan Kimia Tekstil di Politeknik STTT Bandung telah berhasil menyelesaikan sisa kegiatan kuliah teori secara daring sebagai konsekuensi dari adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar karena adanya pandemic Covid-19 ini. Kegiatan PJJ teori tersebut kemudian diikuti diikuti dengan UTS dan UAS secara daring pula. Menyusul perkembangan situasi yang juga belum membaik, kegiatan praktikum pun ditetapkan untuk dilaksanakan secara daring, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Jurusan Kimia Tekstil,  Ida Nuramdhani S.SiT,M.Sc,Ph.D. dalam rapat koordinasi jurusan yang dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2020. Dari hasil rapat tersebut disepakati bahwa praktikum PJJ dilaksanakan melalui berbagai modifikasi kegiatan mulai dari membuat vidio tutorial praktikum hingga menetapkan project-based learning  yang dikombinasikan dengan penugasan terstruktur dan mandiri. Setiap dosen praktikum, di bawah koordinasi Kepala Lab masing-masing menyiapkan video tutorial yang kemudian dapat diakses melalui kanal youtube Kimia Tekstil berikut :

(https://www.youtube.com/channel/UCosZ_ZqEuwXHT9skffk74jA).

Kebijakan tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para dosen dan asisten yang mengampu mata kuliah praktikum. Bagaimana agar tujuan pembelajaran praktikum tetap tercapai, meski tanpa dilakukannya praktikum secara langsung?  Tatangan tersebut harus dijawab melalui berbagai kreatifitas dalam menyiapkan vidio tutorial, terutama dalam menentukan desain dan teknik penyampaian agar mahasiswa dapat tetap memahami aspek-aspek keterampilan yang harus dikuasai melalui media visual dan menerjemahkannya ke dalam aspek-aspek teknis secara langsung. Hal serupa juga diungkapkan oleh staf lab pencapan dan penyempurnaan dalam pembuatan vidio tutorial pada praktikum pencapan,  “kendati pun pembuatan vidio tutorial praktikum ini baru pertama kali kami lakukan, kami berharap mahasiswa dapat memahami tahapan demi tahapan dan konsep dari praktikum yang dilakukan”.

 

             Pembuatan vidio tutorial dilaboratorium pencapan dan pencelupan

Berikut ini merupakan informasi daftar vidio tutorial pada mata kuliah praktikum yang akan dibuat di laboratorium jurusan kimia tekstil:

Kita akan sama-sama melihat, sejauh mana metode pembelajaran jarak jauh untuk praktikum ini dapat efektif sebagai pengganti pembelajaran tatap muka, tentunya kita akan mengevaluasi pada akhirnya nanti untuk perbaikan pembelajaran yang akan datang.

Kita semua berharap pandemi covid-19 ini dapat segera berakhir, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung seperti pada kondisi semula dan hal positif yang dapat kita ambil dari pandemi ini adalah adanya metode pembelajaran jarak jauh yang nantinya dapat dijadikan alternatif atau blended  dalam kegiatan belajar mengajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X