Teknik Tekstil

Sambutan Ketua Jurusan Teknik Tekstil

Nandang Setiawan, ST., M.Ds.

Kata Sambutan

Kepala Program Studi Teknik Tekstil Politeknik STTT Bandung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua.

Sebagai salah satu program studi unggulan, kami memiliki komitmen mencetak sarjana terapan teknik di bidang tekstil yang tidak hanya menguasai iptek, tetapi juga berkarakter, berintegritas, serta menjunjung tinggi budi pekerti. Kami percaya bahwa keberhasilan seorang lulusan tidak hanya diukur kompetensinya, tetapi juga dari nilai-nilai yang melekat pada dirinya sebagai insan profesional.

……….

Program Studi Teknik Tekstil merupakan salah satu dari tiga program studi yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT). Program studi ini sudah ada sejak awal STTT didirikan, tepatnya pada tanggal 1 Agustus 1954 dengan keputusan Menteri Perekonomian tertanggal 17 Juli 1954. Pada tahun 1966 Program Studi Teknik Tekstil ini menyelenggarakan pendidikan Strata 1 (S-1) ketika bernama Institut Teknologi Tekstil (ITT) sesuai dengan keputusan Menteri Perindustrian Tekstil No. 011/M/Kpts/66 tanggal 1 Februari 1966 sehingga lulusannya mendapat gelar Sarjana Tekstil (S.Teks) sesuai keputusan Menteri Perindustrian Tekstil dan Kerajinan Rakyat No. 104/M/SK/1966 tanggal 4 November 1966. Program studi ini pada tahun 1975 sempat dievaluasi oleh Konsorsium Pembina Science dan Teknologi dengan hasil memadai sehingga para lulusan dalam pengangkatan sebagai pegawai negeri pada posisi awal dihargai sama dengan ijazah PTN. Dampak lain dari hasil penilaian ini adalah kesempatan bagi para lulusan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi (Strata 2) di PTN maupun di luar negeri.

Dalam rangka melaksanakan Keputusan Presiden No. 34 tahun 1972 dan Instruksi Presiden No. 15 tahun 1974, pada tahun 1981 ITT diubah menjadi STTT yang menyelenggarakan program profesi (vokasi) dan dikukuhkan dengan Keputusan Bersama Menteri Perindustrian dengan Menteri Pendidikan dan Kebudyaan No. 274/M/SK/VI/1981 dan 0182/O/1981 tanggal 6 Juni 1981. Dengan adanya perubahan tersebut, kurikulum Program studi ini kemudian disesuaikan kembali dari program akademik menjadi program profesi (vokasi) dengan jenjang Diploma IV. Sebutan profesional lulusan Program Diploma IV adalah Sarjana Sains Terapan (SST) sesuai dengan PP No. 60 tahun 1999. Dimana lulusannya berdasarkan keputusan Presiden No. 57 tahun 1984 dalam bidang kepegawaian dihargai sama dengan ijazah Sarjana (Strata-1).

Pada tahun 2015 STTT berubah menjadi Politeknik STTT Bandung atas dasar penataan organisasi dan tata kerja satuan pendidikan tinggi vokasi di lingkungan Kementerian Perindustrian yang meliputi perubahan STTT menjadi Politeknik STTT Bandung sebagaimana disetujui oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui surat Nomor B/5782/M.PAN-RB/12/2014 dan ijin penyelenggaraan Program Studi Diploma Empat Politeknik STTT Bandung melalui keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 497/E/2014. Dengan adanya perubahan tersebut maka kurikulum program studi disesuaikan kembali dan lulusan dari program studi Teknik Tekstil akan mendapat gelar Sarjana Terapan Teknik (S.Tr.T).

Menjadikan Program Studi Teknik Tekstil sebagai model dan pusat keunggulan dalam penyelenggaraan pendidikan sarjana terapan teknik tekstil, penelitian dan pengembangan keilmuan serta pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang keahlian teknik tekstil untuk kemajuan industri TPT Indonesia.

Menjadi pusat keunggulan sains dan teknologi di bidang teknik tekstil yang diakui dunia dan mampu memberikan solusi inovatif untuk pengembangan industri tekstil pada umumnya dan khususnya teknologi proses tekstil yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bangsa dan umat manusia.

1. Menyelenggarakan pendidikan sarjana terapan teknik tekstil yang berkualitas dan profesional, kredibel dan visioner dalam rangka menghasilkan SDM industri yang mampu mengikuti perkembangan teknologi masa depan dan berdaya saing global.
2. Melaksanakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik tekstil untuk kemajuan industri tekstil nasional.
3. Berperan aktif dalam pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat serta membantu memecahkan persoalan-persoalan industri maupun kemasyarakatan yang memerlukan keahlian tekstil pada umumnya, khususnya teknik tekstil.

1. Menyiapkan tenaga ahli teknik tekstil yang memiliki kemampuan akademik dan profesional dalam pengoperasian dan pengembangan industri tekstil dan
produk tekstil (TPT)
2. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pelaksanaan penelitian terapan maupun sains di bidang teknik tekstil.
3. Menyediakan pelayanan kepada masyarakat melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, konsultasi dan kegiatan kerja sama lainnya.

Lulusan Program Sarjana Terapan Teknik Tekstil diproyeksikan menjadi profesional (professional engineer/technologist) yang mampu merancang, mengoperasikan, mengendalikan, mengevaluasi, dan mengembangkan sistem produksi serta produk tekstil secara efektif, efisien, berkelanjutan, dan berbasis teknologi sesuai perkembangan industri.
1. Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan proses manufaktur tekstil di dalam lingkup teknik tekstil,
2. Mampu mengembangkan teknologi proses teknik tekstil, memahami dan mampu menangani operasional mesin dan sistem produksi, mutu dan teknik evaluasi tekstil meliputi serat, benang dan kain.
3. Memiliki keterampilan untuk merancang proses teknik tekstil, mengevaluasi dan mengontrol mutu produk dalam rangka pengelolaan unit produksi tekstil. Di samping itu, lulusan juga memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah-masalah keteknikan di industri tekstil.

Lulusan Program Sarjana Terapan Teknik Tekstil dipersiapkan sebagai profesional yang mampu menerapkan, mengelola, mengevaluasi, dan mengembangkan teknologi pada seluruh rantai nilai industri tekstil, mulai dari pengolahan serat, pemintalan, pertenunan/perajutan, non woven hingga pengujian mutu dan pengembangan produk. Bidang pekerjaan yang dapat dimasuki meliputi Process Engineer, Production Engineer, Quality Engineer, Product Development Engineer, Technical Consultant, serta Manajer operasional di industri tekstil.

Selain berkarier di sektor industri, lulusan juga memiliki peluang untuk mengisi jabatan fungsional Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun jabatan teknis lainnya pada kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, balai pengujian, lembaga standardisasi dan sertifikasi, serta institusi pemerintah yang memerlukan kompetensi di bidang rekayasa dan teknologi tekstil, termasuk peluang berkarier sebagai perwira karier Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada satuan atau fungsi yang berkaitan dengan pengadaan, pengujian, standardisasi, pengelolaan, maupun pengembangan material dan perlengkapan tekstil.

Lulusan juga memiliki kompetensi untuk menjadi technopreneur yang mampu menciptakan inovasi dan nilai tambah pada industri tekstil yang berdaya saing global, adaptif terhadap transformasi digital, serta mendukung prinsip keberlanjutan.

X
obctop pisangbet