Politeknik STTT Bandung memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) vokasi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Guangdong Polytechnic of Science and Technology, China dan PT. Ecowell Makmur Horistik, yang dilaksanakan di Politeknik STTT Bandung, Selasa, (22/9).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Mrs. Tian Haiyan, selaku Deputy Secretary of the Party Committee of Guangdong Polytechnic Delegation, Bapak R. Arief Dewanto, selaku Direktur Politeknik STTT Bandung, dan Mr. Guo Ruikang, selaku CEO PT. Ecowell Makmur Horistik. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan industri yang menjadi bagian dari pembahasan pengembangan kerja sama ke depan.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kolaborasi antara institusi pendidikan vokasi, perguruan tinggi di Tiongkok, dan dunia industri. Berbagai peluang kerja sama yang dibahas mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, guest lecture, pengembangan kurikulum, program double degree, serta pelatihan dan magang bagi SDM industri di Guangdong Polytechnic.
Selain bidang pendidikan, kerja sama juga diarahkan pada penguatan riset dan publikasi, khususnya penelitian aplikatif yang relevan dengan kebutuhan industri. Kedua institusi juga melihat peluang untuk mengembangkan basis pelatihan di bidang tekstil sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi SDM vokasi dan industri.
Guangdong Polytechnic memiliki enam jurusan yang relevan dengan bidang tekstil, sehingga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan pembelajaran, pertukaran pengetahuan, penelitian, serta pengembangan kompetensi mahasiswa dan tenaga pengajar. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri, termasuk membuka peluang pengembangan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri Tiongkok.
Melalui penandatanganan MoU ini, Politeknik STTT Bandung, Guangdong Polytechnic, dan PT. Ecowell Makmur Horistik berkomitmen untuk mengembangkan berbagai bentuk kerja sama yang saling memberikan manfaat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi terhadap terciptanya SDM vokasi yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing di tingkat global.


